Mengintip Bagaimana Bayern Munchen Mempertahankan Hegemoni Kejayaan di Bundesliga selama 8 Tahun Terakhir

Posted on

musim ini, Bayern Munchen kembali lagi didaulat jadi jawara Jerman musim ini.

Kesuksesan Die Roten mendapatkan piala Bundesliga ini adalah perolehan yang istimewa. Pasalnya ini adalah kali ke-30 Bayern Munchen jadi juara kelas paling tinggi sepakbola Jerman.

Catatan ini makin istimewa bila lihat jika gelar ini adalah gelar ke-8 berturut-turut The Bavaria. Mereka tidak terhentikan di Bundesliga semenjak musim 2011-2012 lalu.

Memimpin satu liga semasa delapan musim berturut-turut itu bukan pekerjaan gampang. Lalu bagaimana dapat Bayern menjalankan pekerjaan susah itu?

Yuk lihat penjelasan dibalik kedigdayaan Bayern Munchen di Jerman berikut ini.

Awal yang Kurang Menyenangkan

Perjalanan Bayern ke arah gelar Bundesliga ke-8 beruntun tidak gampang. Walau ini ialah gelar ke-30 buat club yang bertempat di Allianz Ajang itu –yang paling banyak dari team mana juga di Jerman- ada kebimbangan apa mereka dapat melakukan pada awal musim di bawah bimbingan bekas pelatih Niko Kovac.

Kovac dituntun ke arah pintu keluar sesudah cuma dapat amankan lima kemenangan dari 10 laga Bundesliga pertama kalinya, yang salah satunya terbagi dalam 3x hasil seimbang serta 2x kekalahan.

Tapi demikian Bayern meletakkan keyakinan penuh mereka pada pelatih sesaat, Hansi Flick, untuk pimpin team, club jadi makin kompak, tumbuh dari kemampuan untuk kemampuan diperjalanan mereka ke arah tahta Bundesliga.

Dengan delapan kemenangan berturut-turut, supremasi Bayern di Bundesliga tidak terpungkiri. Lepas dari Bayern, cuma Borussia Moenchengladbach yang sukses memenangi tiga gelar liga dengan cara beruntun, yang berlangsung di antara 1975 sampai 1977.

Hanya 2 Klub di Eropa yang Bisa

Juara Bundesliga itu sekarang ini sejajar dengan Juventus untuk gelar berturut-turut terpanjang di lima besar liga Eropa, dengan team Italia itu tutup musim ini bersama-sama mahkota Serie A ke-9 beruntun.

Bayern sudah amankan gelar sekitar 15 kali semenjak tahun 2000 – ditambah lagi prestasi mereka yang menaklukkan Leverkusen di final Piala Jerman pada 4 Juli lalu, yakni memenangi gelar domestik ganda sekitar 12 kali semenjak perubahan era. Tertera tidak ada team lain yang sedominan mereka awalnya.

Strategi Transfer yang Brilian

Lewat norma yang pasti serta kebijaksanaan transfer yang dilakukan dengan cara efisien, Bayern sudah memimpin Bundesliga semenjak tahun 1970-an.

Kemampuan finansial mereka ialah buah dari kemahiran melakukan bisnis bekas presiden Uli Hoeness. Yang pimpin semasa 40 tahun sebelum memundurkan diri pada bulan November.

Figur Ikonik

mendapatkan tempat mereka dalam etos “keluarga” sebagai filosofi Der FCB.

Bayern umumnya mengambil pemain di waktu muda mereka untuk selanjutnya jadi simbol buat club di umur matangnya. Tapi riwayat club dipenuhi oleh beberapa nama berpotensi yang telah besar awalnya. Seperti juara Piala Dunia FIFA 2014 Cederas Podolski serta Mario Goetze, yang selanjutnya tidak berhasil menjaga tempat di team penting.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *