Khabib Nurmagomedov pernah disodori uang sebesar USD 100 juta atau sama dengan Rp 1,4 triliun untuk boxing hadapi Floyd Mayweather Jr. ‘The Eagle’ menampiknya.
Khabib Nurmagomedov memutus pensiun dari UFC. Sesudah dianya bertanding konntra Justin Gaethje di UFC 254 di Fight Island, Abu Dhabi pada Minggu (25/10) tempo hari.

Khbib memenangkan pertempuran itu di ronde ke-2 . Melalui triangle choke, Justin Gaethje dibikin berserah. Sesudahnya, Khabib memutus pensiun dari UFC.

Baca juga : Kelleher Kiprah Liga Inggris, eh Liverpool Salah Catat Namanya

Khabib Nurmagomedov adalah salah satunya petarung UFC yang fantastis. Rekor kemenangan terakhir kalinya 29-0 alias tak pernah kalah!

Bahkan juga, Khabib pernah disodori untuk bertinju hadapi Floyd Mayweather Jr. Persisnya, sesudah Floyd Mayweather Jr berhasil mengalahkan petarung UFC yang lain, Conor McGregor.

Hal itu dibetulkan oleh manager Khabib Nurmagomedov, Ali Abdelaziz. Ali mengaku, telah ada banyak promotor terutamanya dari Timur tengah yang siap merealisasikan tanding itu.

Tidak main-main, Khabib diiming-imingi uang yang banyak. Khabib siap dibayarkan USD 100 juta atau sama dengan Rp 1,4 triliun!

“Mereka siap bayar Khabib hadapi Floyd Mayweather Jr dengan harga USD 100 juta. Saya telah dikontak dan berjumpa oleh mereka (promotor-red),” kata Ali.

Khabib Nurmagomedov sempat melayani hal itu. Ia ayo-ayo saja bertemu dengan Floyd Mayweather Jr untuk permainan 12 ronde. Tetapi di ronde paling akhir, hrus bergelut.

Namun, itu hanya lelucon Khabib saja. Kenyataannya sampai saat ini, Khabib tidak merealisasikan hal itu.

Khabib Nurmagomedov pilih konsentrasi untuk meniti karier di UFC. Ia juga tidak perlu uang, cuman perlu titel juara.

“Floyd Mayweather Jr adalah petinju terhebat selama hidup. Ada yang akan bayar saya USD 100 juta jika saya bertinju dengannya, itu edan,” kata Khabib pada tahun 2019 kemarin.

“Saya petarung UFC, karena itu diamkan saya konsentrasi di UFC. Saya di sini untuk titel juara, tidak untuk uang,” tegasnya.

Baca juga : Kelleher Kiprah Liga Inggris, eh Liverpool Salah Catat Namanya

Ini cerita lucu yang memberikan inspirasi. Saat pertamanya Khabib Nurmagomedov latihan di AS untuk UFC, ia omelan dari pelatihnya Javier Mendez.
UFC 254 jadi pentas paling akhir Khabib Nurmagomedov. Di Fight Island, Abu Dhabi untuk Minggu (25/10) pagi hari WIB, Khabib menjaga sabuknya dari Justin Gaethje.

Di ronde ke-2 , ‘The Eagle’ menumpaskan ‘The Highlight’. Melalui triangle choke, Justin dibikin berserah.

Khabib Nurmagomedov sesudahnya mengatakan pensiun. Dengan rekor kemenangan 29-0 serta selaku juara di kelas enteng UFC.

Silahkan kilas balik ke awalnya cerita Khabib Nurmagomedov mengawali profesi di UFC. Dari Dagestan, Rusia, Khabib terbang ke California untuk tergabung ke AKA (American Kickboxing Academy) pada tahun 2011.

Khabib dibawa mantan pegulat AS, Muhammed Lawal. ‘King Mo’ demikian julukannya sudah tahu talenta Khabib di Rusia serta pengin ajaknya tergabung ke AKA.

Khabib langsung dilatih oleh Javier Mendez. Mantan petarung MMA, yang pendiri AKA.

Disini, pertama kali cara Khabib untuk menjejaki octagonnya UFC.

“Nama ia cukup susah, saya ngomong saya panggil kamu Khabib atau Habib. Ucapnya, apa coach terserah kamu ingin panggil apa,” kata Javier Mendez buka cerita seperti disaksikan untuk The Accent Podcast.

Javier Mendez meneruskan, Khabib Nurmagomedov demikian bagus talenta gulatnya. Bahkan juga dalam pertempuran atas, Khabib lagi berkembang secara baik.

“Khabib tidak pernah kalah dalam sesion latihan. Okelah ia kalah di ronde pertama kali atau ke-2 , tetapi sesudahnya ia dapat memenanginya,” papar Javier.

“Khabib punyai psikis bertanding yang mengagumkan, tidak gampang untuk punyai psikis semacam itu,” sambungnya.

Ada satu perihal yang membuat Khabib Nurmagomedov dimarahin oleh Javier Mendez. Ternyata saat sesion latihan, Khabib senang malas menggunakan perlindungan kepala serta perlindungan mulut.

“Saya ngomong, Khabib gunakanlah helm perlindungan. Kata Khabib, untuk apa coach saya telah terlatih bertanding serta tidak menggunakannya. Saya paksa pada akhirnya ia ingin,” jelas Javier.

“Eh rupanya, ia jarang-jarang menggunakan perlindungan mulut. Beberapa temannya memberitahukan ke saya,” ucapnya.

Javier Mendez lalu kembali lagi panggil Khabib

Javier langsung menanyakan apa Khabib menggunakan perlindungan mulut?

“Ia hanya diam, mengganggukkan kepala. Tetapi saya tidak yakin, saya ngomong membuka mulutmu. Serta betul saja, ia tidak gunakan perlindungan mulutnya. Kembali lagi ia ngomong tidak terlatih, aduh Khabib,” tutur Javier.

“Saya ngomong padanya, Khabib apa kamu petarung profesional? Iya coach,”

“Khabib, luka dapat tiba kapanpun. Kamu kemungkinan dapat latihan 1 juta kali tiada luka, tetapi 1 latihan selanjutnya kamu bisa bisa luka,”

“Jika kamu luka siapa yang bertanggungjawab? Saya, sebab saya ialah pelatihmu serta biarkan hal tersebut berlangsung. Jika kamu profesional, turuti apa kata saya,” keras Javier.

Kemudian, Khabib Nurmagomedov terus menggunakan perlindungan kepala serta perlindungan mulut. Javier Mendez juga suka, sebab Khabib lagi berkembang jadi petarung yang luar biasa serta dapat berlaku profesional.

“Ia menjadi petarung profesional yang luar biasa. Ia lagi ingin belajar serta berkembang, saya senang padanya,” tutup Javier.