Zlatan Ibrahimovic diketahui untuk figur yang menyukai terang-terangan. Termasuk juga, saat sedang main di atas lapangan serta terkadang ‘menyerang’ rekan sendiri.
Zlatan Ibrahimovic adalah salah satunya penyerang tua yang aktif bermain sekarang ini. Ia masih punyai kontrak satu musim lagi bersama-sama AC Milan, walau saat ini harus karantina mandiri sebab positif virus Corona.

Bicara masalah Zlatan Ibrahimovic memang tidak sempat ada habisnya. Pemain berumur 39 tahun ini telah bertualang ke banyak liga di Eropa.

Ibra sempat bermain untuk Juventus, Inter Milan, Barcelona, Manchester United, PSG, sampai team asal Amerika Serikat, LA Galaxy. Namanya Ibra, ada-ada saja tingkah di serta di luar lapangan yang sering menjadi perhatian.

 

 

Dikutip Football Italia, bekas rekanan segrup Zlatan Ibrahimovic di AC Milan di tahun 2012 dahulu, Maxi Lopez diberi pertanyaan mengenai apa rasa-rasanya segrup dengan pemain dari Swedia itu. Tuturnya sich, yang tentu tetap buat deg-degan.

Menurut Maxi Lopez, Ibrahimovic tidak sempat sangsi menyapa rekanan segrup dengan tegas serta keras. Justru kadang, menggunakan beberapa kata yang menyakitkan!

“Ibrahimovic sempat katakan ke saya, ‘aku menyenangimu, tetapi lain waktu akan kuhancurkan mukamu’,” tuturnya.

Satu hari saat AC Milan bertamu ke kandang Parma pada tahun 2012

Maxi Lopez bermain di pemain striker tengah serta Ibrahimovic untuk penyerang ujung tombak.

Lantas berlangsung keadaan, di mana Maxi Lopez kirim operan terobosan ke Ibrahimovic di kotak penalti. Tetapi, Ibra hanya diam tidak memburunya.

 

 

“Ia katakan, ia ingin bola berada di kakinya. Tetapi saya katakan, lho tidakkah itu umpan yang baik,” jelas Maxi Lopez.

Demikian laga usai, Maxi Lopez meneruskan, Zlatan Ibrahimovic tidak bicara dengannya. Serta, mereka berdua tidak mengobrol semasa 3 hari!

“Saya senang kamu orang Argentina, yang mempunyai ciri-ciri serta menjelaskan apakah yang mereka yakini. Karenanya, lain waktu bila kamu lakukan hal semacam itu, saya akan merusak mukamu,” contek Maxi Lopez mengulang pengucapan Ibrahimovic.

Sesudahnya, jalinan Maxi Lopez serta Zlatan Ibrahimovic baik-baik saja. Tetapi ya tentu, Maxi Lopez jadi senang deg-degan serta takut salah-salah membuat keputusan jika main bersama Ibra.

Drawing atau undian babak group Liga Champions 2020/2021 segera diawali. Berikut jadwal drawing serta aliran untuk melihatnya.
32 peserta Liga Champions musim ini telah lengkap mengejar selesainya babak kwalifikasi. Enam club yang masuk dari jalan kwalifikasi ialah Dynamo Kyiv, Ferencvaros, Olympiacos, Midtjylland, Krasnodar, serta Red Bull Salzburg.

Semua peserta akan dipisah ke empat pot untuk nanti dibuat jadi delapan group. Pot 1 berisi beberapa juara beberapa liga Eropa seperti Bayern Munich (juara bertahan Liga Champions), Sevilla (juara bertahan Liga Europa), Real Madrid, Liverpool, Juventus, Paris Saint-Germain, Zenit, serta Porto.

Club yang ada di Pot 2 tidak kalah mengerikan dengan Pot 1, yaitu Barcelona, Atletico Madrid, Manchester City, Manchester United, Shakhtar Donetsk, Borussia Dortmund, Chelsea, serta Ajax.

Atalanta, yang tampil mengagetkan musim kemarin dengan meluncur ke delapan besar, berada di Pot 3. Disana ada RB Leipzig sebagai semifinalis musim kemarin serta Inter Milan finalis Liga Europa.

Di Pot 4 ada Ferencvaros, yang meluncur selesai singkirkan Molde di kwalifikasi

Club asal Hungaria ini paling akhir main di Liga Champions pada 1995/1996.

Drawing babak group Liga Champions akan diadakan di Studio RTS pada Kamis (1/10/2020), jam 17.00 CET atau 22.00 WIB. Undian dapat dilihat dengan cara live streaming di situs resmi UEFA.

Babak group mulai start pada 21 Oktober serta usai pada 10 Desember 2020, waktu Indonesia. Putaran pertama babak 16 diperkirakan berjalan pada 16, 17, 23 serta 24 Februari 2021. Putaran kedua pada 9, 10, 16 serta 17 Maret 2021.

Jadwal Drawing Liga Champions

Babak Group: Kamis (1/10) 22.00 WIB
Live Streaming UEFA.com

 

LeBron James akan tidur dengan pulas sesudah unggul 1-0 dari Denver Nunggets di final Daerah Barat, Jumat, 18 September waktu ditempat. Tetapi yang membuat jengkel ialah ada di posisi ke-2 voting MVP NBA 2019-2020. James telah empat musim ada di rangking ke-2.

James sepakat jika juara MVP NBA tahun ini ialah Giannis Antetokounmpo. Bintang Milwaukee Bucks itu jalani tahun yang hebat. James cuma bingung saja, mengapa dari 101 suara tempat pertama, dianya cuma bisa 16 suara saja.

King James telah 4x berturut-turut finish di posisi ke-2 untuk persaingan perebutan gelar MVP. James juga bawa Lakers di posisi pertama klassemen Daerah Barat. Membuat teamnya ke final daerah, serta sedang memburu titel juara NBA musim ini. Itu yang membuat jengkel.

“Tidak membuat saya geram. Tetapi saya cuma jengkel sebab dari 101 suara, saya cuma bisa 16 untuk tempat pertama. Itu yang membuat saya jengkel saat ini,” tuturnya, saat interviu sesudah laga ini hari.

“Sama seperti yang saya sebutkan, saya belum pernah tiba ke liga menjadi MVP. Saya cuma ingin tetap lebih bagus tiap hari. Tapi banyak hal di luar kendali saya, serta beberapa dapat dikontrol.”

James menyorot jika musim ini paling aneh dalam riwayat NBA

Termasuk masalah penghargaan individu. Bertepatan atau mungkin tidak, semenjak musim 2006-2007, tidak ada peraih penghargaan penting yang berada di final pertemuan. Baik itu peraih MVP, Defensive Player of the Year, Most Improved Player, Rookie of the Year, Sixth Man of the Year, serta Coach of the Year. Semua tidak ada yang masuk final pertemuan. Jadi itu kemungkinan jadi fakta bagus buat James untuk sedih.

Tetapi jelas, James sudah pikirkan mengenai pengambilan suara. Terutamanya mengenai persyaratan penghargaan MVP.

“Saya tidak paham. Saya tidak duduk di sini serta bicara mengenai apa persyaratan jadi MVP. Tetap beralih-alih selama waktu,” kata James.

Walau ia tidak memperoleh motivasi penambahan dengan mendapatkan gelar MVP, James masih semangat memburu piala Larry O’Brien ke-4 dalam profesinya. Jika James memperolehnya, serta dapat kembalikan kemasyhuran Lakers yang tersuruk semenjak 2010, karenanya lebih dari sebatas gelar MVP liga.

Penerapan kalkulasi mundur menuju PON Papua XX akan diadakan di Stadion Cederas Enembe, Jayapura, diperkirakan 20 Oktober. Sekitar 35 ribu orang diikutsertakan.
Eksekutor Pekerjaan Kepala Dinas Pendidikan Pemuda serta Olahraga (Kadispora) Papua, Alexander K. Y. Kapisa, menjelaskan alasan penyeleksian stadion yang awalnya namanya Papua Bangun itu, untuk sekaligus juga mengetes acara seremoni tempat empat tahunan itu.

“Gagasannya stadion itu kan jadi venue pembukaan serta penutupan PON. Jadi untuk latihan rekan-rekan PB PON menuju setahun kedepan. Karenanya, kami pusatkan semua disana,” kata Alexander pada detikSport, Jumat (18/9/2020).

Lebih lanjut dia menjelaskan, dalam acara itu akan ada tiga pekerjaan yang dilaksanakan. Selain kalkulasi mundur menuju PON, akan ada peresmian venue-venue dengan cara simbolis oleh Gubernur Papua Cederas Enembe, serta paling akhir peluncuran buku atau data orang asli Papua.

“Kelak akan ada jam digital besar untuk pemberi tanda. Kelak rekan-rekan dari dinas Kominfo akan mempersiapkannya,” katanya.

“Di acara itu juga kami prediksikan ada 35 ribu orang akan tiba. Tetapi sebab epidemi kami akan mengatur. Masih yang penting prosedur kesehatan. Ini kan permasalahan banyaknya orang tentative bergantung situasi status COVID-19 yang berada di Papua, terutamanya Jayapura, ” ia menerangkan.

Dengan diadakannya countdown PON Papua, ucap Kepala Tubuh Penghubung Propinsi Papua, benar-benar siap menyongsong beberapa olahragawan propinsi lain.

“Kami benar-benar siap sekali menyongsong rekan-rekan dari 33 propinsi PON ke-20 serta Papernas ke-16. Dengan cara infrastruktur serta persiapan kami siap, jika untuk penyelenggaraan rekan-rekan PB PON siap juga dengan 37 cabang olahraga yang telah disetujui oleh KONI Pusat,” ia memperjelas.