Lewis Hamilton sukses memenangkan balapan Formulasi 1 GP Turki 2020. Hasil ini pastikan dianya selaku juara dunia tahun ini, sekalian jadi gelar ke-7 sejauh profesinya.
Di Istanbul Park Sirkuit, Minggu (15/11/2020), balapan berjalan dalam track yang basah, membuat beberapa driver kesusahan. Betul saja, tidak lama sehabis start, Valtteri Bottas (Mercedes) dan Esteban Ocon (Renault) langsung alami spin.

Lance Stroll (Racing Poin) pimpin balapan, dituruti rekanan segrupnya, Sergio Perez. Sebastian Vettel (Ferrari) melejit ke urutan ke-3, dituruti Max Verstappen (Red Bull Racing). Lewis Hamilton (Mercedes) berada di urutan ke-6, ada di belakang Alexander Albon (Red Bull Racing).

Stroll, Perez, Hamilton, dan Vettel berganti-gantian masuk di pit, menukar ban basah dengan ban media. Status juga berbeda. Di lap kesebelas, Verstappen ada di posisi paling depan. Albon, Stroll, Perez, Vettel, dan Hamilton susul sesudahnya.

Di lap keduabelas, Verstappen pada akhirnya masuk di pit. Albon isi status paling depan. Di lap ke-13, Antonio Giovinazzi (Alfa Romeo) pada akhirnya retired sebab permasalahan tehnis. Saat sebelum balapan, mobilnya dijumpai sempat alami jatuh waktu bergerak ke grid.

Albon pada akhirnya masuk turut masuk ke-pit. Stroll meengambil posisi paling depan, dituruti Perez, Verstappen, dan Vettel. Albon kembali pada track dengan ada di posisi ke-5.

Sampai lap ke-58 sebagai perputaran terakhir, Hamilton tidak sanggup dibendung. Dia finish paling depan, dituruti oleh Perez. Vettel sukses mendahului Leclerc di lap paling akhir dan finish di urutan ke-3.

Hasil ini pastikan Hamilton keluar selaku juara dunia F1 2020, sekalian gelar ke-7 untuk dianya. Dengan koleksi 307 point, dia tidak dapat dikejar oleh kompetitor paling dekatnya, Bottas, yang baru kumpulkan 197 point dan finish di posisi ke-14 di balapan ini.

 

 

Lewis Hamilton sedikit kembali akan memenangkan Formulasi 1 2020. Tetapi pembalap asal Inggris itu tidak jamin dianya akan tampil kembali pada musim depan.
Hamilton barusan mencetak kemenangan di GP Emilia Romagna yang berjalan di Circuit Imola, Minggu (1/11/2020) kemarin. Kemenangan itu, bersama perolehan point Valtteri Bottas yang finish di urutan ke-2, pastikan Mercedes jadi juara dunia konstruktor pada musim ini.

Dengan koleksi 479 point dan sisa 4 balapan, pencapaian point pabrikasi Jerman itu mustahil kembali disalip team mana saja.

Tidak itu saja, kemenangan ke-9 Hamilton pada musim ini juga membuat semakin dekat sama titel juara dunia yang ke-7 sejauh profesinya. Dia dapat mengamankannya di GP Turki pada 15 November kedepan, dengan persyaratan finish di urutan ke-2.

Dengan seluruh perolehan itu, terlihat tidak mungkin driver 35 tahun itu tidak akan lanjut pada musim depan.

Tetapi ketidakjelasan itu terlempar langsung dari Hamilton. Apa lagi kontraknya bersama Mercedes akan habis pada musim ini, dan belum diperpanjang.

Disamping itu, tampil isu kepala team Mercedes yang dekat dengan Hamilton, Toto Wolff, akan mundur dari kursinya. Ini yang membuat isu sekitar Hamilton semakin liar.

“Saya bahkan juga tidak tahu apa saya masihlah ada di sini musim depan, jadi itu bukan konsentrasi saya sekarang ini,” kata Hamilton, diambil Sky Sports.

“Kita telah masuk bulan November, benar-benar edan rasa-rasanya, sesaat lagi Natal datang. Saya berasa mengagumkan, masih berasa benar-benar kuat. Rasa-rasanya saya tetap balapan untuk bulan-bulan selanjutnya.”

“Tetapi kalian (medium) menyebutkan masalah Toto dan usia, beberapa hal yang berada di pemikiran saya. Saya pengin ada di sini musim depan, tetapi tidak ada agunan masalah itu. Ada beberapa hal di luar balapan yang membuat saya semangat, jadi waktulah yang akan menjawab,” keras Hamilton.

 

 

Lewis Hamilton jadi juara Formulasi 1 GP Emilia Romagna 2020. Hasil ini ikut pastikan Mercedes selaku juara konstruktor F1 ke-7 kalinya secara berturut-turut.
Di circuit Imola, Valtteri Bottas (Mercedes) yang start dari grid satu langsung melejit di muka. Max Verstappen (Red Bull Racing) susul di urutan ke-2, mendahului Lewis Hamilton (Mercedes) yang turun ke urutan ke-3.

Kejadian terjadi di lap pertama. Mobil Kevin Magnussen (Haas) alami spin, membuat ada di posisi paling akhir. Tetapi sesudahnya Lance Stroll (Racing Poin) menubruk mobil Esteban Ocon (Renault), membuat wing depan mobilnya patah dan harus ke pit. Stroll dapat kembali pada track, tetapi di posisi paling akhir.

Bencana tiba buat Pierre Gasly (AlphaTauri) di lap kesembilan. Power unit mobilnya alami masalah, membuat jadi pembalap pertama yang retired. Saat itu, posisi tiga besar tetap tidak berbeda.

Di lap ke-18, wing depan mobil Daniil Kvyat (AlphaTauri) sempat sentuh ban belakang mobil Alexander Albon (Red Bull Racing), tetapi tidak ada kerusakan bermakna dan ke-2 nya lagi meluncur.

Di lap ke-19, Verstappen masuk di pit untuk menukar ban dan kembali pada track dengan ada di posisi ke-3 . Bottas masuk pit di lap selanjutnya, tetapi masuk di trek dengan tempati posisi ke-2 . Hamilton ambil status paling depan, dan dia belum masuk pit.

Di lap ke-29, gantian Ocon yang perlu retired. Ada permasalahan di kopling mobilnya, nampak asap keluar dari mobilnya di tepi track.

Hamilton pada akhirnya masuk pit di lap ke-31, tetapi keunggulan lebih dari 30 detik atas Bottas membuat masih menjaga urutan kesatu saat kembali pada track, walau sisa keunggulan seputar 4 detik dari Bottas.

Di lap ke-38, Hamilton mulai memperlebar jarak dengan Bottas jadi 8 detik. Verstappen mengikuti Bottas, dalam jarak ke-2 nya kurang dari 1 detik.

Verstappen mendahului Bottas di lap ke-43! Bottas sempat melebar keluar trek, Verstappen juga ambil peluang untuk melekat dan mendahuluinya.

Ouch! Verstappen alami spin! Di lap ke-51, ban kanan mobilnya pecah. Dia tidak dapat meneruskan lomba. Bendera kuning dikibarkan, safety car masuk. Bottas kembali pada urutan ke-2, diikuti Daniel Ricciardo (Renault).

Kejadian tidak stop di situ. George Russell (Williams) alami jatuh dan menubruk pemisah disamping kiri di lap ke-53. Magnussen awalnya juga retired, tersisa 15 driver di trek.

Balapan diteruskan di lap ke-58, kejadian masih berlangsung. Kesempatan ini mobil Albon yang alami spin. Dia dapat lanjut, tetapi turun di posisi paling akhir.

Di beberapa lap akhir, Hamilton tidak terhentikan dan sukses finish di posisi pertama. Bottas dan Ricciardo lengkapi tiga besar, diikuti Kvyat dan Charles Leclerc (Ferrari) di urutan ke-4 dan ke-5.

Finishnya Hamilton dan Bottas di dua besar pastikan Mercedes selaku juara konstruktor Formulasi 1 2020. Dengan koleksi 478 point, Red Bull Racing yang baru kumpulkan 226 point tidak bisa memburu di empat seri sisa.

 

Valtteri Bottas akan mulai terdepan di balapan Formula 1 GP Eifel. Dia menjadi yang tercepat ketika kualifikasi mengungguli rekannya di Mercedes Lewis Hamilton.

Sesi kualifikasi F1 GP Eifel dilangsungkan di Sirkuit Nurburging, Jerman, Sabtu (10/10/2020) malam WIB.

Mercedes menyambungi dominasi yang mereka perlihatkan saat Free Practice 3 (FP3).

Bottas menjadi yang tercepat setelah mencatatkan waktu 1 menit 26,573 detik.

Pebalap asal Finlandia ini lebih cepat 0,256 detik dari kawan satu timnya, Lewis Hamilton.

Hamilton akan start dari posisi kedua ketika balapan usai menorehkan waktu 1 menit 26,620 detik pada sesi kualifikasi.

Marc Verstappen yang sempat berada di posisi teratas pada pada sesi Q1 harus puas mengakhiri kualifikasi di urutan ketiga.

Pebalap Red Bull Racing ini membukukan waktu terbaik 1 menit 23,319 detik.

Posisi ke-4 ditempati oleh pebalap Ferrari, Charles Leclerc dengan waktu 1 menit 26,857 detik.

Sementara rekan satu tim Leclerc, Sebastian Vettel hanya berada di urutan ke-11.

Juara dunia 4 kali ini masih kesukaran menemukan tampilan terbaik di musim ini.

Peringkat ke-5 diraih pebalap Red Bull Racing, Alexander Albon. Sementara Duo Renault,

Daniel Ricciardo dan Esteban Ocon berturut menempati posisi keenam dan ketujuh.

Di bawahnya ada Lando Norris (McLaren), Sergio Perez (Racing Point) dan Carlos Sainz (McLaren) melengkapi 10.

Balapan F1 GP Eifel akan digelar Minggu (11/10/2020) mulai pukul 19.00 WIB.

Hasil Sesi Kualifikasi F1 2020 GP Eifel