Memphis Depay sempat dicari Barcelona. Sekarang ada Juventus yang disambungkan dengan dianya. Club raksasa Italia itu siap menggulirkan uang untuk lengkapi kemampuan skuadnya di baris depan.
Musim panas lalu Memphis Depay disebut selaku sasaran khusus Barcelona, bersamaan masuknya Ronald Koeman selaku pelatih baru. Waktu itu Koeman, yang awalnya pernah tangani Depay di tim nasional Belanda, kabarnya jadikan pemain itu selaku fokus untuk digaet.

Tetapi, pada prosesnya Mempis Depay masih mengenakan seragam Lyon, dengan kontrak yang akan habis pada musim panas. Belum kedapatan juga apa El Barca masih pengin mencatatngkannya, berkaitan dengan permasalahan keuangan yang sedang dirasakan oleh club Catalan itu.

Walau sebenarnya, seperti disebutkan Daily Mail, Memphis Depay sesungguhnya mempunyai potensi digaet pada harga miring melalui pelunasan seputar 4,5 juta paun saja bulan Januari ini. Lyon diklaim siap melepaskannya di bawah harga pasar pada musim dingin ini, daripada merelakannya secara gratis waktu kontraknya habis pada musim panas.

Baca juga : Jasad Maradona Ingin Diambil dari Kubur

Sekarang tampil juga laporan Sport Diario yang menyebutkan jika Memphis Depay ikut mempunyai pecinta serius lain yaitu Juventus. Ini berkaitan dengan kemauan Andrea Pirlo sebagai allenatore.

Beritanya Pirlo inginkan pilihan ke-4 untuk lengkapi trio baris serangnya yang terbagi dalam Cristiano Ronaldo, Paulo Dybala, dan Alvaro Morata. Memphis Depay juga masuk radar.

Tidak hanya Memphis Depay yang sekarang dicari Juventus. Beritanya, kecuali pemain 26 tahun itu, sang Nyonya Tua lagi mengawasi keadaan berkaitan penyerang Napoli Arkadiusz Punya, yang kontraknya akan habis dalam enam bulan di depan.

Berkaitan kekuatan kepindahnya, belakangan ini Memphis Depay memperjelas tetap jadi pemain Lyon dan konsentrasi pada kebutuhan club Prancis itu. Tetapi ketika yang serupa, dia juga tidak tutup rapat-rapat peluang berpindah terhitung ke Barcelona yang sempat marak dihubungkan dengan dianya.

Baca juga : ‘Indonesia Telah Bisa lolos Piala Asia 2021, Kwalifikasi cuman Tes Coba’

 

 

 

Hasil jelek Barcelona musim ini munculkan rumor jika Ronald Koeman mulai disangsikan pemain. Tetapi, pelatih dari Belanda itu menentangnya.
Barcelona memulai musim dengan hasil kurang membahagiakan. Mereka telah kalah 4x dari 10 laga di LaLiga dan jalani start terjeleknya, dengan tersuruk di urutan ke-9, dengan 14 point, beda 12 point dari Atletico Madrid di pucuk.

Hal tersebut sebenarnya ditutupi dengan performa cemerlang Barcelona di babak group Liga Champions, lima pertandingan disapuh bersih dengan kemenangan dan bisa lolos cepat ke 16 besar.

Tetapi, desakan semakin jadi membesar saat Barcelona kalah 0-3 dari Juventus pada matchday paling akhir hingga harus bisa lolos selaku runner-up. Hasil ini terang bikin rugi Barcelona sebab mempunyai potensi berjumpa team kuat di 16 besar.

Oleh karena itu kekalahannya dengan Juventus membuat Koeman dinilai, tidak hanya dari external club dan juga intern. Diberitakan ESPN, beberapa pemain Barcelona menanyakan strategi 4-2-3-1 yang digunakan waktu itu.

Baca juga : Agenda Liga Jerman Minggu Ini: Bayern Dites Team Status Ke enam

Walau sebenarnya Barcelona telah lama tidak menggunakan strategi itu serta lebih akrab dengan 4-3-3. Lionel Messi dkk. bahkan juga minta Koeman untuk selekasnya mengganti strategi itu akhir minggu ini waktu hadapi Levante, untuk raih tiga point.

Saat pemain telah lakukan ini, karena itu Ronald Koeman selaku pelatih dipandang telah kehilangan kemampuan di ruangan tukar. Ini coba diredam olehnya.

“Tidak betul, itu berbohong. Beberapa pemain pasti berbicara (bila mereka tidak senang strategi saya). Kami seluruh berbicara kok,” tutur Koeman di ESPN.

“Saya berasa disokong oleh seluruh pemain. Bila saya tidak dipercayai mereka, saya pasti tidak sanggup melakukan pekerjaan ini,” tambahnya.

“Jadi saya berasa benar-benar tenteram, walau mencemaskan keadaan di liga, seperti pelatih lain. Kami harus membenahi beberapa hal.”

Baca juga : Waktu Khabib Nurmagomedov Tolak Uang Rp 1,4 Triliun

Semenjak penggantian milenium, Valencia adalah salah satunya club yang sanggup melawan hegemoni Real Madrid dan Barcelona di Spanyol.

Los Ches, panggilan Valencia, memenangi 2x juara liga di bawah Rafael Benitez sekalian berhasil di Piala UEFA.

Semenjak Benitez tinggalkan club tahun 2004, Valencia memenangi satu piala Copa del Rey pada musim 2007-2008 di bawah kepimpinan Ronald Koeman.

Bukti mengenai Valencia

– Tahun berdiri: 1919

– Stadion basis: Mestalla (kemampuan 55.000 orang)

– Nama panggilan: Los Ches, Kelelawar, Murciélagos, Valencianistas

– Warna baju: putih dan hitam

– Pembuat gol paling banyak selama hidup: Edmundo Suárez (269 gol di antara tahun 1939 sampai 1950)

– Juara Seksi Satu/La Liga: 6 kali di tahun 1941-42, 1943-44, 1946-47, 1970-71, 2001-02, 2003-04

– Juara Piala Spanyol/Copa del Rey: 7 kali di tahun 1940-1941, 1948-1949, 1953-1954, 1966-1967, 1978-1979, 1998-1999, 2007-08

– Juwara Piala Eropa/Liga Champions: belum pernah

– Juara Piala Fairs, Piala UEFA, Liga Eropa: 3x di tahun 1961-62, 1962-63, 2003-04

– Juara Piala Super Eropa: 2 kali di tahun 1980 dan 2004

 

 

Riwayat Valencia

Club ini dibangun di tahun 1919. Sebelumnya, team bertempat di Stadion Algirós sampai berpindah ke Mestalla di tahun 1923.

Valencia tampil selaku kemampuan khusus dalam sepak bola Spanyol di tahun 1940 atau sesudah Perang Sipil, dengan memenangi tiga titel juara liga dan dua piala lain.

Los Ches kesusahan menjaga prestasi mulai zaman 50-an waktu Real Madrid mulai memimpin.

Valencia memenangi Piala Fairs 2x di tahun 1962 dan 63 sesudah menaklukkan Barcelona dan Dynamo Zagreb.

Valencia yang diperkokoh Alfredo Di Stefano di tahun 1970 membuat club ini satu kali lagi memenangi piala liga.

Di tahun 1976, Valencia sukses memperoleh Mario Kempes dan si bintang juga memiliki dua Pichichis beruntun (penghargaan pembuat gol paling banyak seksi pertama Spanyol), cetak 24 dan 28 gol semasing pada musim 76-77 dan 77-78.

Sesudah memperoleh Piala Winners pada tahun 1980, Valencia nyaris sepanjang 20 tahun alami kemunduran ke Seksi Segunda.

Tahun 1999 ialah waktu kehadiran pelatih Argentina, Hector Cuper, yang sanggup bawa Los Ches ke dua final Liga Champions, tetapi harus kalah 2x juga.

Valencia harus menanti sampai tahun 2002 untuk kembali lagi memenangi dua gelar liga di bawah Rafael Benitez di antara tahun 2003-2004.

Benitez sanggup bawa Valencia memenangkan Piala UEFA di tahun 2004.

 

Bekas pelatih Barcelona Quique Setien mengaku Lionel Messi susah sekali diatasi. Itu tidak terlepas dari posisi Messi selaku satu diantara yang terhebat di dunia.
Setien tangani Messi sepanjang dipercayai latih Barcelona dalam tenggang Januari-Agustus 2020. Dia dikeluarkan setelah kekalahan mutlak 2-8 yang ditelan Barca dari Bayern Munich di perempat-final Liga Champions.

7 bulan bekerja bersama Messi, Setien mengetahui jika benar-benar susah tangani satu diantara pemain terhebat dalam riwayat sepakbola. Diantaranya ialah standard tinggi yang diputuskannya sepanjang tahun dengan stabil.

“Menurut saya Messi ialah yang terhebat selama hidup. Ada pemain bagus yang lain yang telah jadi figur luar biasa, tetapi kontinuitas yang dipunyai anak ini sepanjang tahun tidak dipunyai beberapa pemain yang lain,” kata Setien ke El Pais diambil Metro.

“Leo itu susah diatasi. Tetapi siapalah saya untuk menggantinya? Jika mereka telah menerimanya apa yang ada sepanjang tahun serta tidak menggantinya. Ada faktor lain melebihi figur pemainnya serta itu membuat lebih susah untuk diatasi. Semakin lebih susah.”

“Itu ialah suatu hal yang menempel untuk banyak olahragawan, sama seperti yang dapat disaksikan dalam film dokumenter Michael Jordan (The Last Dance). Anda menyaksikan beberapa hal yang tidak Anda prediksikan. Ia benar-benar pendiam tapi ia membuat Anda menyaksikan beberapa hal yang ia kehendaki. Ia sedikit berbicara,” paparnya.

Shakhtar Donetsk bertemu dengan Real Madrid di matchday pertama kali Group B Liga Champions. Pelatih Shakhtar, Luis Castro, sadar jika teamnya akan sulit kuasai permainan.
Madrid vs Shakhtar berjalan di Stadion Alfredo Di Stefano, Rabu (21/10/2020) malam WIB. Ke-2 team paling akhir sama-sama berjumpa di Liga Champions 2015, yang di saat itu Madrid 2x meraih kemenangan dengan score 4-0 serta 4-3.

Berdasar catatan itu, lumrah bila Shakhtar pesimis untuk dapat mengatur permainan dari Madrid. Castro yakin jika Los Blancos akan benar-benar kuat walau teamnya kuat di Liga Ukraina.

“Kami dengan perebutan bola 75 % di Liga Ukraina, kami ialah team yang menghibur dengan permainan menyerbu,” kata Castor seperti diambil dari Marca.

“Asumsinya, menantang Madrid hal tersebut tidak berlangsung. Kemampuan Madrid akan menggantikan bola lebih beberapa dari kami. Tahun kemarin menantang Manchester City kami mempunyai 45 % perebutan bola,” tambahnya.

“Mengapa itu berlangsung? Bukan lantaran kami tidak inginkan bola, tapi sebab mereka langsung ambilnya dari Anda. Disana, kami coba menyesuaikan, bertahan lebih baik, serta manfaatkan perebutan bola,” tegasnya.

Madrid alami kekalahan 0-1 waktu melayani Cadiz di LaLiga sebelumnya memandang Liga Champions. Castor telah menganalisis laga itu, tetapi tidak percaya akan berpengaruh besar.

“Saya telah menontonnya, itu betul. Saya sudah mengulas banyak hal, itu betul. Tetapi saya tidak paham apa bisa banyak bermanfaat untuk kami, sebab team banyak berbeda dari 1 pertandingan ke pertandingan yang lain,” Castro mengutarakan.

“Cadiz bertahan dengan benar-benar baik serta saat mereka menyerbu, itu mematikan. Madrid mempunyai 75 % perebutan bola serta mereka tidak paham bagaimana memakainya, tetapi saya berpikir mereka patut

Real Madrid dingin ayem saja di bursa transfer panas musim ini. Sampai jendela transfer ditutup, tidak ada pemain baru yang diambil oleh Madrid.
Bursa transfer musim panas di Eropa telah ditutup di 5 Oktober. Los Blancos benar-benar tidak beli pemain di jendela transfer ini.

Ringkas cuman Martin Odegaard serta Alvaro Odriozola yang dengan status ‘pemain baru’ Madrid pada musim 2020/2021. Mereka semasing baru datang dari periode pinjaman di Real Sociedad serta Bayern Munich.

Madrid malah melepaskan lumayan banyak pemain, baik dengan tetap atau utang. Beberapa salah satunya ialah Gareth Bale, James Rodriguez, Sergio Reguilon, Achraf Hakimi, Bahim Diaz, Dani Ceballos, Borja Mayoral, sampai Takefusa Kubo.

Dikutip oleh Evening Standar, ini ialah pertama kali dalam 40 tahun di mana Madrid jalani musim baru tiada perekrutan baru. Di musim panas 1980, Madrid mempromokan 3 pemain dari team Castilla serta bawa pulang Rafael Garcia dari pinjaman di Burgos.

Di bursa transfer panas musim ini

Madrid pernah dihubungkan dengan beberapa pemain seperti Donny van de Beek serta Kai Havertz. Tetapi, tidak ada transfer yang terjadi sebab permasalahan keuangan yang ada karena wabah virus corona.

Wabah virus corona memang memaksakan Madrid kencangkan ikat pinggang. Selesai Madrid menjadi juara Liga Spanyol lalu, Presiden Florentino Perez mengatakan jika tidak ada perekrutan besar sebab rugi yang dirasakan karena wabah. Selain itu, pemain teratas yang menjadi sasaran Madrid pun tidak dipasarkan.

Selain itu, Madrid juga keluarkan dana besar untuk perbaikan Santiago Bernabeu. Ongkos yang perlu dikeluarkan Madrid untuk perbaikan stadion kandangnya itu disebut capai 800 juta euro.

Pasifnya Madrid di bursa transfer panas musim ini tidak sama dengan pesaingnya di Spanyol. Barcelona, contohnya, datangkan beberapa pemain baru seperti Francisco Trincao, Miralem Pjanic, sampai Sergino Dest. Sesaat Atletico Madrid membawa Yannick Carrasco, Lucas Torreira, serta Luis Suarez.

Walau tiada pemain baru, Real Madrid selama ini selalu bisa hasil oke di Liga Spanyol. Team instruksi Zinedine Zidane itu tengah menempati posisi teratas klasemen Liga Spanyol dengan 10 point dari hasil 3 kemenangan serta 1 hasil seimbang dalam 4 laga.

Iker Casillas sudah putuskan pensiun untuk pemain sepakbola. Ia mengharap cara seterusnya menjadi sisi dari Real Madrid, walau bukan untuk pemain.
Casillas akhiri profesi untuk pemain sepakbola bersama-sama FC Porto. Ia memberitahukan pensiun melalui account Twitter pribadi, Selasa (4/8/2020).

Penjaga gawang 39 tahun itu sebenarnya tidak bermain sebab terserang penyakit serangan jantung waktu latihan bersama-sama Porto pada April 2019. Selama saat pemulihan, Casillas gabung staf pelatih pada Juli 2019.

Kepergian Casillas ke Porto berlangsung pada 2015. Ia tinggalkan Los Blancos sesudah kontraknya tidak diperpanjang, walau sebenarnya Casillas telah bela club itu dari mulai akademi.

Casillas pada sekarang ini tinggalkan Madrid dengan penuh rasa sedih.

Ia berasa club memang ingin membuangnya, tetapi sekarang ini Casillas mengutarakan keinginannya dapat kembali lagi pulang.

“Belumlah ada yang pasti, tetapi saya mengharap tahun selanjutnya di Real Madrid,” kata Casillas ke Semana magazine, yang diambil oleh Marca.

“Kepergian dari Real Madrid membuat trauma, tetapi itu rumah saya. Kami putus, seperti satu pernikahan berpisah serta Anda menjelaskan segala hal serta ada beberapa hal yang disampaikan dengan jelek di luar kerangka, tapi waktu berlalu serta semua jadi tenang,” tambahnya.

Salah satunya faksi yang dipercaya tidak ingin Casillas ialah Presiden Madrid, Florentino Perez. Jalinan kedua-duanya sekarang telah lebih baik di waktu tidak bersama-sama lagi.

“Sesudah dua atau 3 tahun berlalu, saya mempunyai jalinan yang semakin tenang dengan Florentino serta ia menjelaskan ke saya, ‘Anda harus ada di sini’,” papar Casillas.

“Saat ini di bulan Agustus, kami akan bicara sebab Real Madrid ialah rumah serta hidup saya. Florentino belakangan ini menghubungi saya untuk bikin penawaran serta saat ini, saat saya kembali pada Madrid, kami akan bicara,” tutur Casillas.

 

Barcelona buka pekan pertama Liga Spanyol dengan kemenangan mutlak 4-0 atas Villareal. Si bintang club, Lionel Messi nampaknya sekarang sedikit kerja.
Senin (28/9) pagi hari WIB tempo hari, Barcelona melayani Villareal di Camp Nou. Tuan-rumah menang mutlak 4 gol tanpa ada balas.

Gol-golnya diciptakan oleh brace Ansu Fati, Lionel Messi lewat penalti, serta gol bunuh diri Pau Torres. Barcelona juga sesaat tempati rangking 10 Klasemen Liga Spanyol dengan tiga point dari sekali berlaga, sesaat Villareal di rangking delapan dengan empat point dari 3x berlaga.

Dikutip dari Marca, ada yang menarik dari Lionel Messi. Peranan Messi ditengah-tengah lapangan bak menghilang.

Bukan, bukan lantaran ‘La Pulga’ malas lari atau memburu bola. Dapat jadi, itu adalah taktik baru dari pelatih Ronald Koeman.

 

 

Messi yang umum jadi otak gempuran

pelan-pelan tinggalkan pekerjaannya itu. Philippe Coutinho yang giliran mengembannya.

Dikutip dari Marca, ada yang menarik dari Lionel Messi. Peranan Messi ditengah-tengah lapangan bak menghilang.

Bukan, bukan lantaran ‘La Pulga’ malas lari atau memburu bola. Dapat jadi, itu adalah taktik baru dari pelatih Ronald Koeman.

Messi yang umum jadi otak gempuran, pelan-pelan tinggalkan pekerjaannya itu. Philippe Coutinho yang giliran mengembannya.

Ronald Koeman mengaplikasikan skema 4-2-3-1. Lionel Messi untuk ujung tombak, seperti false nine, yang didukung Antoine Griezmann di sayap kiri serta Ansu Fati di sayap kanan. Coutinho, berada di belakangnya. Dua pemain tengah keseimbangan diisi oleh Sergio Busquets serta Frenkie de Jong.

 

 

Messi juga waktu di atas lapangan jadi lebih bebas

Ia dapat melebar ke sayap, turun juga ke. Di muka gawang musuh, Ansu Fati serta Griezmann seringkali masuk di tengah. Coutinho ikut serta menyerang sampai ke kotak penalti.

Ronald Koeman memang ingin Barcelona melepas ketergantungan pada orang Lionel Messi. Sederhana saja faktanya, jika Messi buntet, team ikut juga buntet.

Karena itu ia mengoptimalkan pemain lain. Terutamanya Ansu Fati, sang pemain muda lulusan akademi Barcelona yang di rasa langsung bermain cemerlang.

“Saya benar-benar suka dengannya. Kami ketahui ia baru berumur 17 tahun serta mempunyai beberapa hal yang penting dinaikkan,” tutur Koeman.

Karena itu sekarang, Lionel Messi telah lebih sedikit kerja di lapangan. Tetapi kemungkinan yang akan datang, taktik di atas kertas akan beralih sesuai dengan situasi di atas lapangan.

Magic Messi rasanya belum dapat tertandingi pemain lain Barcelona sampai sekarang ini.

Thiago Alcantara menampik kesempatan kembali pada Barcelona sebelum masuk Liverpool. Manager Liverpool Juergen Klopp berperanan penting dalam memberikan keyakinan Thiago.
Pemain tengah teratas Spanyol itu pindah ke Liverpool sesudah ditebus dengan harga GBP 25 juta dari Bayern Munich pada minggu kemarin. Thiago telah jalani kiprahnya bersama-sama sang Merah di dalam bermain semasa 45 menit dalam kemenangan atas Chelsea 2-0.

Berdasar laporan Cadena SER, yang dikutip Metro, Barcelona pernah coba menggandeng Thiago. Direktur Barca Javier Bordas serta dengan cara pribadi merayu pemain sepak bola berumur 29 tahun itu supaya ingin kembali pada Catalunia.

Namun, Thiago telah putuskan untuk masuk Liverpool. Sekalinya ia masih dengarkan tawaran-tawaran yang disodorkan Barcelona. Lagi juga Barca toh tidak dapat menyanggupi bandrol Thiago yang dibanderol Bayern. Raksasa Spanyol itu disebutkan cuma menyodorkan GBP 9,1 juta saja.

Lalu bagaimanakah cara Klopp memberikan keyakinan Thiago? Masih dari Cadena SER, Klopp menjajikan titel juara Eropa di hari esok yang menolong Thiago menguatkan pilihannya geser ke Liverpool.

Manager Jerman itu diberitakan menjelaskan pada Thiago jika jika ia ingin memenangkan gelar Bundesliga lainnya

karena itu ia seharusnya masih di Bayern Munich. Tetapi, jika Thiago ingin memenangkan Liga Champions lagi, karena itu ia perlu keluar ke Liverpool.

Disamping itu Klopp pastikan jika Thiago bisa menjadi pemain kunci dalam baris tengah the Reds. Disebutkan Klopp selanjutnya, Thiago ialah pemain yang diperlukan oleh teamnya.

Thiago berkesempatan membuat kiprah penuhnya di Liverpool waktu hadapi Lincoln City di set ke-3 Piala Liga tengah minggu ini. Kemudian, pasukan Juergen Klopp itu akan melayani Arsenal di minggu ke-3 Liga Inggris.