Ben Chilwell Kemahalan, Chelsea Pilih Bayar Dua Kali Lipat Mantan Bek Barcelona?

Posted on

Chelsea masih mengangkat misi penting cari bek kiri yang bagus untuk menguatkan tim Frank Lampard. Ada banyak calon, The Blues masih memperhitungkan pilihan paling baik.

Bek kiri adalah bagian yang mendapatkan perhatian semakin. Musim 2019/20 lalu, Lampard seringkali kesusahan mendapatkan racikan paling baik untuk barisan pertahanannya.

Sebetulnya ada Marcos Alonso serta Emerson Palmieri, tetapi kedua-duanya jauh di bawah harapan. Alonso tidak lagi muda, waktu terbaik telah melalui. Sedang Palmieri tidak dapat tampil persisten dari pertandingan ke pertandingan.

Karena itu, beritanya Chelsea telah tentukan sasaran penting, yaitu Ben Chilwell dari Leicester City. Permasalahannya, memperoleh Chilwell benar-benar susah sebab harga yang begitu tinggi.

Begitu mahal

Mencuplik Kilat, beritanya Leicester minta minimum 80 juta poundsterling untuk Chilwell. Pasti harga itu begitu tinggi buat The Blues, Chilwell akan langsung jadi salah satunya bek paling mahal di dunia bila transfer ini terjadi.

Walau Chilwell punyai kekuatan jadi pemain teratas, buat Chelsea harga itu masih begitu tinggi, ditambah sebab mereka masih membidik beberapa nama lain, diantaranya Kai Havertz.

Karena itu, untuk pilihan, beritanya Chelsea mulai melirik bekas bek Barcelona yang sekarang bermain di Getafe, Marc Cucurella.

Cucurella juga bermain di pos bek kiri serta adalah salah satunya pemain paling baik Getafe musim ini.

Semakin lebih murah

Beritanya Getafe terbuka menyongsong baik negosiasi untuk Cucurella. Mereka menempatkan harga 22 juta pounds untuk pemain yang mereka peroleh kurang dari 6 juta pounds dari Barcelona, jelas untung besar.

Chelsea juga tertarik, serta semakin. Beritanya The Blues siap bayar 2x lipat dari keinginan 22 juta pounds itu, alias seputar 44 juta pounds.

Penawaran ini jelas benar-benar mengundang selera buat Getafe, serta tidak berat buat Chelsea bila dibanding pada harga Chilwell yang sampai 80 juta pounds.

Cucurella juga masih terbilang muda serta berpotensi, dapat dibuat semakin kuat lagi. Musim inilah tampil pada 45 laga, menolong Getafe finish di rangking ke-8 La Liga serta capai 16 besar Liga Europa.

Sumber: Kilat

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *