Atletico Tolak Uang 1 Triliun dari Man City untuk Jose Gimenez

Posted on

Presiden Atletico Madrid Enrique Cerezo sudah menampik penawaran sejumlah Rp 1,4 triliun dari Manchester City untuk Jose Gimenez. Dia tidak punya niat jual Gimenez.
City sampai sekarang terus berusaha datangkan bek tengah anyar untuk menguatkan baris pertahanan mereka. The Citizens sebetulnya telah datangkan Nathan Ake dari Bournemouth. Tetapi, Pep Guardiola nampaknya belum senang dengan kedalaman skuadnya.

Satu nama yang pernah muncul jadi sasaran penting mereka ialah Gimenez. Bek asal Uruguay ini jadi pilar penting kukuhnya baris pertahanan Atletico dalam beberapa musim paling akhir.

City serta sudah mempersiapkan dana 85 juta euro (Rp 1,4 triliun rupiah) untuk bek berumur 25 tahun ini. Tetapi, kemauan City itu harus sirna.

Atletico tidak tertarik dengan uang besar yang diberikan oleh Team Manchester Biru. Hal itu diutarakan oleh Presiden Atletico, Enrico Cerezo. Dia memperjelas tidak punya niat untuk jual Jose Gimenez.

City sekarang diberitakan mengubah buruan ke bek Napoli Kalidou Koulibaly serta pilar Sevilla Jules Kounde selesai tidak berhasil memperoleh Gimenez

Mereka sekarang haru berlomba dengan sebab bursa transfer akan ditutup 5 Oktober kedepan

“City tawarkan kami 85 juta euro (78 juta pound), tapi Giménez ialah pemain yang mengagumkan serta kami berkemauan untuk mempertahakannya pemain yang hebat ini dalam team,” tutur Cerezo diambil dari El Transitor.

Jose Gimenez sendiri sekarang ini tengah berusaha pulih selesai dipastikan positif COVID-19. Dia harus lakukan karantina mandiri sampai dipastikan negatif virus Corona. Cerezo yang sempat juga dipastikan terkena COVID-19 mengharap seluruh pihak dapat sama-sama jaga supaya meminimalkan penebaran virus ini.

“Saya tidak mencium serta merasai suatu hal. Saya salah satu dari beberapa orang yang belum pernah menduga saya akan dipastikan positif. Pelukan untuk orang-orang, menjaga diri kamu,” tuturnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *